Kitatulisnews

Berita Terupdate

News

[SI HUMAS] Akses Jalan Desa Junti Jawilan Sempat Ditutup Warga, Polsek Jawilan Lakukan Mediasi Hingga Jalan Kembali Dibuka.H3

Serang – Akses jalan penghubung warga di Kampung Laes Inpres RT 23 RW 05 Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, sempat ditutup oleh seorang warga bernama Janadi pada Minggu (14/6/2026). Penutupan tersebut dilakukan karena adanya persoalan terkait lahan yang diklaim sebagai miliknya serta dampak pembangunan ruko di kawasan PT Buditexindo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Janadi menutup akses jalan desa yang sebelumnya telah digunakan masyarakat sebagai jalur penghubung menuju Kampung Laes Tegal, Desa Junti. Lahan tersebut, menurut keterangan yang bersangkutan, pernah diberikan izin penggunaannya pada tahun 1990-an kepada pemerintah desa saat itu untuk kepentingan akses jalan warga.

Penutupan jalan dilakukan karena Janadi merasa keberatan setelah warung milik anaknya yang berada di kawasan PT Buditexindo terdampak pembangunan ruko, sehingga pandangan warung tersebut menjadi tertutup dan berpengaruh terhadap akses konsumen.

Pihak kawasan PT Buditexindo sebelumnya telah memberikan solusi dengan menyediakan akses alternatif menuju warung tersebut melalui sisi ruko dengan pembangunan betonisasi sepanjang kurang lebih 20 meter dan lebar sekitar 1 meter. Namun, kebijakan tersebut belum diterima oleh Janadi sehingga penutupan jalan tetap dilakukan.

Akibat kejadian tersebut, sempat terjadi ketegangan dengan sejumlah warga yang merasa terganggu karena akses jalan yang biasa digunakan menjadi terhambat.

Menindaklanjuti situasi tersebut, personel Unit Intel Polsek Jawilan melakukan pendekatan dan komunikasi dengan Janadi serta pihak terkait untuk menjaga situasi tetap kondusif. Hasilnya, akses jalan yang sebelumnya ditutup kini telah dibuka kembali satu jalur dan dapat dilalui oleh masyarakat.

Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., melalui jajaran Polsek Jawilan mengimbau seluruh pihak agar mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan, sehingga tidak menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan adanya upaya pendekatan dan mediasi tersebut, situasi di lokasi saat ini berjalan aman dan kondusif, serta aktivitas masyarakat dapat kembali berlangsung normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *